"Beyond" Puritanisme Muhammadiyah

Jinan, Mutohharun (2002) "Beyond" Puritanisme Muhammadiyah. Muhammadiyah Articles (14340).

[img] Text
Beyond.docx

Download (21kB)

Abstract

AWAL bulan ini, 4-7 Maret 2002, Muhammadiyah menggelar Halaqah Nasional ke-2 di Solo. Tema yang diangkat, "Dialektika Agama dan Pluralitas Budaya Lokal: Apresiasi terhadap Seni Lokal Nusantara". Halaqah ini tentu merupakan forum monumental bagi Muhammadiyah bila kini hendak menyusun visi baru tentang budaya dan seni lokal. Sebab, ormas Islam modernis ini dikenal sebagai institusi agama yang menampakkan wajah garang terhadap khazanah lokal.Yang menarik dari Halaqah Nasional ini adalah bertemunya para seniman kondang, seperti Zawawi Imron (sastra) Enthos Susmono (wayang), Irwansyah Harahap (musik sufi), Halilintar Lathief (seni rakyat), Sardono W Kusumo (seni pentas), Bisri Effendi, Chaerul Umam, Emha Ainun Najib, dan etnomusikolog Endo Suanda, serta Taufik Rahzen. Mereka bersama para pakar budaya dan ulama Tarjih Muhammadiyah mendiskusikan bagaimana organisasi yang berumur 90 tahun ini mengapresiasi seni lokal Nusantara yang beragam bentuknya.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles
Divisions: Others
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 Mar 2012 06:02
Last Modified: 26 Mar 2012 06:02
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/1086

Actions (login required)

View Item View Item