PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM LQ-45)

YUNIASIH, ERVINA (2006) PENGARUH BIAYA SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM LQ-45). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_BIAYA_SOSIAL_TERHADAP_KINERJA_KEUANGANPERUSAHAAN_YANG_LISTING_DI_BURSA_EFEK_JAKARTA.pdf

Download (28kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh biaya sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan yang listing di BEJ dengan menggunakan analisis regresi linier berganda pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang termasuk dalam LQ-45. Dalam penelitian ini penulis mengadakan analisis terhadap laporan keuangan yang diperoleh dari pojok Bursa Efek Jakarta Universitas Brawijaya Malang. Data-data yang digunakan diperoleh dengan mengambil dan mengumpulkan dokumen dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Dokumen yang dikumpulkan berupa data laporan keuangan tahun 2003– 2004. Laporan keuangan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis Regresi Sederhana. Hasil perhitungan dengan menggunakan Analisis Regresi Berganda diperoleh variabel Biaya Pemantauan Lingkungan (X1), Biaya Pemantauan Produksi (X2), Biaya Kesejahteraan Karyawan (X3) dan Biaya Masyarakat di Sekitar Perusahaan (X4) dan Kinerja Perusahaan (Y) memiliki korelasi ganda (Multiple R) sebesar 0.416. Angka ini menunjukkan hubungan antara seluruh variabel bebas dengan variabel terikat. Angka tersebut tidak mendekati 1, berarti hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat sangat rendah. Koefisien Determinasi R2 sebesar 0.173. Dari besaran R2 tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel variabel Biaya Pemantauan Lingkungan (X1), Biaya Pemantauan Produksi (X2), Biaya Kesejahteraan Karyawan (X3) dan Biaya Masyarakat di Sekitar Perusahaan (X4) mampu menjelaskan keragaman dari dependent variabel profitabilitas yaitu sebesar 17 %. Sedangkan sisanya sebesar 83 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model persamaan. Dengan menggunakan uji F, variabel-variabel Biaya Pemantauan Lingkungan, Biaya Pemantauan Produksi, Biaya Kesejahteraan Karyawan dan Biaya Masyarakat di Sekitar Perusahaan secara simultan mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap kinerja pada perusahaan perusahaan yang termasuk dalam kategori LQ 45. Sedangkan dengan menggunakan uji t Berdasarkan uji secara parsial (uji t) hanya variabel Biaya Masyarakat Sekitar yang berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan variabel Biaya Pemantauan Lingkungan, Biaya Pemantauan Produksi, Biaya Kesejahteraan Karyawan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan. Berdasarkan hasil kesimpulan diketahui bahwa biaya sosial tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan , maka saran yang dapat diberikan kepada perusahaan tersebut adalah : untuk mendukung kinerja yang telah dicapai perusahaan sebaiknya perusahaan juga mempetimbangkan penggunaan biaya sosial dimana biaya sosila ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya menguntungkan bagi masyarakat saja, akan tetapi perusahaan juga akan memperoleh manfaat dengan meningkatknya image perusahaan yang selanjutnya perusahaan akan lebih bisa bertahan dan melaksanakan prinsip going concern.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 03 Jul 2012 06:44
Last Modified: 03 Jul 2012 06:44
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10773

Actions (login required)

View Item View Item