PROFIL JURNALIS PROGRAM BERITA BERBAHASA DAERAH (Studi pada Jurnalis Program Berita Pojok Medhureh di JTV Surabaya)

YUNIATI, SUCI (2006) PROFIL JURNALIS PROGRAM BERITA BERBAHASA DAERAH (Studi pada Jurnalis Program Berita Pojok Medhureh di JTV Surabaya). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PROFIL_JURNALIS_PROGRAM_BERITABERBAHASA_DAERAH.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Keywords: Profil Jurnalis, Berita Berbahasa Daerah JTV yang memiliki salah satu Program berita Pojok Medhureh merupakan fenomena baru di dunia pemberitaan pertelevisian di Indonesia yang menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar, yang memiliki daya tarik serta keunikan tersendiri dalam mengonsep sebuah peristiwa menjadi berita. Keberhasilan akan program berita Pojok Medhureh terus bertahan sangat berpengaruh pada tiap jurnalis yang bekerja. Mengingat program berita ini banyak mendapatkan kritikan dan sorotan dari beberapa tokoh Madura. Maka peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana profil jurnalis program berita Pojok Medhureh dan apakah profil jurnalis tersebut sudah sesuai dengan standart jurnalis yang baik. Untuk mendapatkan hasil yang detail maka studi ini mengacu pada Profil Jurnalis program berita Pojok Medhureh. Dasar penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu untuk membuat gambaran dan melukiskan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat serta hubungan antara fenomena yang diteliti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Profil Jurnalis dalam Program Berita Berbahasa Daerah Pojok Medhureh di JTV. Analisis data yang digunakan adalah analisis Successive Aproximation yaitu berbentuk tahapan, peneliti bergerak dari ide-ide yang masih samar kemudian merealisasikan secara jelas kedalam data, sehingga menjadi analisis yang dapat dipahami. Peneliti menyelidiki sejauh mana konsep yang ada dengan data yang diperoleh dilapangan. Proses analisis ini diawali dengan penyeleksian data yang sesuai dengan rumusan masalah, yaitu Profil Jurnalis Program Berita Berbahasa Daerah dengan studi pada jurnalis program berita Pojok Medhureh JTV Surabaya, kemudian data tersebut diklarifikasikan menjadi tiga kriteria yaitu gambaran umum mengenai identitas jurnalis, kriteria jurnalis program berita Pojok Medhureh dan aktivitas jurnalis pada program berita Pojok Medhureh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalis pada program berita Pojok Medhureh ini, jika ditinjau dari latar belakang pendidikannya, secara keseluruhan mengenyam pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi (Sarjana, S1) dengan prosentase 100%. Pendidikan jurnalis yang sesuai dengan bidang Komunikasi 41,7% dan latar belakang pendidikan diluar bidang Komunikasi 58,3%. Berdasarkan penguasaan bahasa Madura, jurnalis yang bisa dan paham akan bahasa madura 66,6%, jurnalis tidak bisa tetapi paham akan bahasa Madura 25%, dan satu orang saja yang tidak bisa dan tidak paham akan bahasa madura.8,3%. Ditinjau berdasarkan pengetahuan Kode Etik Jurnalistik, secara keseluruhan, informan mengerti dan menerapkannya dengan prosentase 100%. Dari segi pengalaman kerja sebelum masuk menjadi jurnalis di JTV, pengalaman kerja informan yang sesuai dengan dunia jurnalistik adalah 83,33% dan yang tidak sesuai dengan dunia jurnalistik adalah 16,67% karena hal tersebut dibuktikan bahwa informan setelah lulus kuliah langsung bekerja di JTV. Kerja ganda bagi seorang jurnalis, untuk bisa mencari informasi, mengambil gambar dan menulis berita adalah salah satu kinerja reporter JTV. Pada divisi pemberitaan JTV istilah “One’s man news team” tersebut mendapat istilah lain yaitu “video Jurnalis”. Pengolahan berita untuk program berita Pojok Medhureh sama halnya dengan pengolahan berita dengan program berita yang lain yang ada di pemberitaan JTV, namun perbedaannya hanya pada penerjemahan bahasa. Sebelum naskah berita diberikan pada tim editing, naskah sudah diterjemahkan oleh sulih bahasa dalam bahasa madura. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam menentukan suatu program berita dibutuhkan spesifikasi jurnalis yang dinilai sebagai sebuah profesi yang terikat dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, penguasaan bahasa lokal dan Kode Etik Jurnalistik dan sesuai dengan kriteria jurnalis yang diterapkan sebagai alat seleksi bagi seorang jurnalis. Kriteria jurnalis ditonjolkan pada sikap mandiri, bertanggung jawab, bekerja keras, semangat tinggi, ulet dan percaya diri. Profil Jurnalis berdasarkan standart jurnalisme yang baik pada lingkup pemberitaan ini, sudah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Ini dibuktikan dengan penempatan kerja pada posisi yang telah ditentukan. Jurnalis juga memberikan konstribusi yang baik yaitu pada keseriusannya dalam menampilkan program berita Pojok medhureh untuk bisa diterima oleh Masyarakat Jawa Timur. Hanya saja pekerjaan tambahan seperti pengisian suara atau dubber masih diambil dari orang yang bisa menguasai bahasa tiap program. Dikatakan sebagai Standart Jurnalis yang baik karena kinerja jurnalis pada program berita Pojok Medhureh ini dititikberatkan pada aturan Kode Etik Jurnalis Televisi Indonesia pada BAB II, pasal 2, 3, dan 4, mengenai kepribadian seorang jurnalis dan BAB III pasal 5 sampai pasal 13 mengenai cara menghimpun pemberitaan; Undang-Undang No.40 tahun 1999 tentang Pers dan UU No.32 tahun 2002 tentang Penyiaran

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 03 Jul 2012 06:40
Last Modified: 03 Jul 2012 06:40
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10772

Actions (login required)

View Item View Item