PERANAN KYAI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN BUPATI SECARA LANGSUNG PADA TANGGAL 30 JUNI 2005 DI KABUPATEN LAMONGAN

Efendi, Mashuda (2006) PERANAN KYAI DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT TERHADAP PEMILIHAN BUPATI SECARA LANGSUNG PADA TANGGAL 30 JUNI 2005 DI KABUPATEN LAMONGAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERANAN_KYAI_DALAM_MENINGKATKAN_PARTISIPASI_POLITIK_MASYARAKAT_TERHADAP_PEMILIHAN_BUPATI_SECARA_LANGSUNG_PADA_TANGGAL_30_JUNI_2005_DI_KABUPATEN_LAMONGAN.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu keinginan untuk menggambarkan bagaimana peranan kyai dalam meningkatkan partisipasi politik terhadap PILKADA pada tanggal 30 Juni 2005. Selanjutnya permasalahan yang timbul adalah bagaimana peranan kyai dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat terhadap pemilihan Bupati secara langsung pada tanggal 30 Juni 2005 di Kabupaten Lamongan. Kyai merupakan pemimpin informal yang senantiasa beperan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam komunitas muslim. Sehingga peranan seorang kyai dijadikan panutan masyarakat. Segalah tingkah lakunya akan senantiasa mempengaruhi prilaku masyarakat disekitarnya. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan mereka sebagai pewaris nabi dan tokoh kharismatik. Sebagi tokoh kharismatik mereka sangat disegani dan dihormati serta mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat. Di wilayah Lamongan, keberadaan kyai sangatlah sakral, hal ini ditunjukkan oleh sikap dan perilaku masyarakat yang sangat fanatik terhadap kyai khususnya dari kalangan Nadiyin. Masyarakat di daerah menganggap kyai sebagai pemimpin non formal yang wajib dipatuhi dan dihormati, hal ini ditunjukkan dari hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Secara Langsung pada tanggal 30 Juni 2005 yang berada di Kabupaten Lamongan, dengan nama-nama pasangannya sebagai berikut : (H Taufikurrahman Saleh, SH, Msi dan Drs. H. Soertarto, MM), (Ir. Suwito dan Ir. Suhandoyo) dan (H. Masfuk, SH dan Drs. Tsalits Fahmi, MM). Untuk memperjelas konsep dan teori maka peneliti telah melakukan pencarian melalui buku-buku ataupun dengan referensi-referansi yang lain semisal internet dan jurnal-jurnal sehingga akan lebih meyempurnakan lagi isi dari skripsi ini. Penjelasan ini selanjutnya menjelaskan tentang pertama bagaimana konsep Peranan Kyai pada umumnya yang terdiri dari pengertian peranan, sisem peranan, dan klasifikasi peranan, Kedua tentang konsep partisipasdi politik yang terdiri dari partisipasi langsung dan partisipasi tidak langsung, serta konsep-konsep partisipasi, Ketiga yaitu masalah PILKADA. Selanjutnya Penelitian ini menfokuskan pada rumusan masalah, pertama Bagaimana Bagaimana Peranan Kyai Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Terhadap Pemilihan Bupati Secara Langsung Pada Tanggal 30 Juni 2005 Di Kabupaten Lamongan Kedua, Faktor-Faktor Apa Saja Yang Menjadi Mendorong dan Penghambat Kyai Berperan Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Terhadap Pemilihan Bupati Secara Langsung Di Kabupaten Lamongan Jenis atau tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sedangkan analisa data yang digunakan adalah analisa data kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode wawancara yang berpedoman pada Interview Guide (Pedoman wawancara), dokumentasi dan observasi. Populasinya adalah seluruh masyarakat yang terdiri dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lamongan dan diambil sampel 43 oarng, dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik Porposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut : Bahwa perana kyai dalam meningkatkan partisipasi politik dalam PILKADA secara langsung pada tanggal 30 Juni di Kabupaten Lamongan lebih penting bagi semua elmen masyarakat, karena tugas seorang kyai bukan hanya saja mendalami agama tapi harus bisa menyatuhkan dan menampung aspirasi masyarakat. Masa kepemimpinan Bupati H. Masfuk, SH. Terkenal dengan keberhasilan dalam pembangunan dan pengembangan obyek pariwisata. Dan juga bisa menyatuhkan para Kyai dari kalangan Nadiyin dan Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati secara langsung, sehingga H. Masfuk, SH, dapat dapat memperoleh suara terbanyak. bahwa pasangan H. Masfuk, SH. Dan Drs. Tsalist Fahmi, MM mendapatkan suara terbanyak dari 3 calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan pada tahun 2005, sedangkan pereolehan sejumlah 350.594 suara. Sedangkan urutan kedua yaitu H. Taufikurrahman Saleh, SH, Msi, dan Drs. Seotarto, MM mendapatkan suara sebanyak 247.645 suara. Dan yang ketiga adalah Ir. Suwito dan Ir Suhandoyo mendaptkan suara sejumlah 64.300 suara. Dari jumlah perolehan suara tersebut yang tidak sah sejumlah 16.342 suara. Saran semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang terkait sehingga akan dapat lebih dipahami dan meningkatkan peranan kyai dalam meningkatkan partisipasi politik dalam pemilihan Bupati secara langsung pada tanggal 30 Juni 2005 di Kabupaten Lamongan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 03 Jul 2012 06:29
Last Modified: 03 Jul 2012 06:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10756

Actions (login required)

View Item View Item