ANALISIS KELAYAKAN RENCANA INVESTASI PEMBELIAN MESIN SARI APEL PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH BROSEM

YUSFIDAR, RINI OKTA (2006) ANALISIS KELAYAKAN RENCANA INVESTASI PEMBELIAN MESIN SARI APEL PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH BROSEM. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KELAYAKAN_RENCANA_INVESTASI_PEMBELIAN_MESIN_SARI_APEL_PADA_USAHA_KECIL_DAN_MENENGAH_BROSEM.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada usaha kecil dan menengah Brosem dengan judul Analisis Kelayakan Rencana Investasi Pembelian Mesin Sari Apel pada Usaha kecil dan menengah Brosem. Tujuan penelian ini adalah untuk memutuskan atau mempertimbangkan layak tidaknya investasi pembelian mesin sari apel yang akan dilaksanakan ditinjau dari aspek pasar dan pemasaran serta aspek keuangan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT, melakukan ramalan penjualan, menentukan besarnya biaya yang akan dikeluarkan untuk melakukan pembelian mesin sari apel, menghitung Biaya modal (Cost of Capital), menghitung estimasi aliran kas, penilaian kelayakan investasi dan peneliti juga membandingkan proyeksi laba-rugi jika perusahaan tidak memakai mesin dengan jika perusahaan memakai mesin. Hasil analisis SWOT yang dilakukan dapat diketahui kekuatan, kelemahan. hambatan serta ancaman yang dihadapi Brosem. Dilihat dari ramalan penjualan ternyata diketahui penjualan dengan menggunakan mesin relatif lebih besar daripada penjualan secara manual. Biaya yang diperlukan untuk membeli mesin adalah Rp 15000000, yang diperoleh dari pinjaman lunak dengan bunga 6% per tahun, dengan jangka waktu pinjaman 2 tahun. Biaya modal setelah pajak 5% didapat sebesar 5,7% pertahun atau 0,475% perbulan. Untuk menghitung estimasi aliran kas disesuaikan dengan prinsip incremental. Hasil penilaian kelayakan investasi adalah, NPV sebesar Rp 70,055,952- > 0, artinya rencana perusahaan untuk membeli mesin layak dijalankan. IRR sebesar 5,82% > COC sebesar 0,475% atau 5,7% per tahun, artinya pembelian mesin layak dijalankan. PP 25,93 bulan < 60 bulan sehingga proyek pembelian mesin layak untuk dijalankan. ARR sebesar 10% > ARR disyaratkan sebesar 0,475% atau 5,7% pertahun, sehingga proyek pembelian mesin sari apel dinyatakan layak. PI sebesar 6,94 kali > 1, Sehingga pembelian mesin sari apel Brosem layak dijalankan. Berdasarkan perbandingan laba rugi dapat diketahui bahwa proyeksi laporan laba rugi pengolahan secara mesin ternyata lebih besar dari pada proyeksi laba rugi pengolahan secara manual. Dilihat dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa rencana investasi pembelian mesin penyaring sari apel yang akan dilakukan oleh UKM Brosem layak untuk dilakukan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 03 Jul 2012 05:14
Last Modified: 03 Jul 2012 05:14
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10740

Actions (login required)

View Item View Item