ANALISIS PENDAPATAN DAN TITIK IMPAS USAHA GULA GOREK DI KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG

YUWATI, HARI (2006) ANALISIS PENDAPATAN DAN TITIK IMPAS USAHA GULA GOREK DI KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PENDAPATAN_DAN_TITIK_IMPAS_USAHA_GULA_GOREK_DI_KECAMATAN_KEDUNGWARU_KABUPATEN_TULUNGAGUNG.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Gula gorek atau biasa yang disebut dengan gula pasir merupakan kebutuhan pokok manusia yang selalu mengalami perubahan yang cenderung meningkat. Peningkatan tersebut terjadi seiring meningkatnya pendapatan penduduk, jumlah penduduk serta semakin banyak industri pangan yang menggunakan gula pasir sebagai bahan bakunya. Sebagai barang konsumsi, maka gula gorek mempunyai peran dalam sistem pangan manusia. Selain sebagai penyedia rasa manis, gula gorek juga merupakan salah satu pemasok kalori. Oleh karena itu gula gorek banyak dibutuhkan oleh manusia untuk dikonsumsi.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pendapatan bersih yang diperoleh pada usaha pembuatan gula gorek, (2) Untuk mengetahui produksi dan harga impas pada usaha pembuatan gula gorek, dan (3) Untuk mengetahui efisiensi usaha pembuatan gula gorek. Penentuan daerah penelitian dilakukan di Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Pemilihan lokasi dilakukan dengan cara sengaja dengan pertimbangan, karena daerah ini adalah penghasil gula gorek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu data primer dengan wawancara langsung kepada responden berdasarkan kuesioner yang telah disiapkan dan data sekunder yang diperoleh dari literature dan instansi terkait yang berguna untuk kelengkapan data.Pengambilan sampel yang dilakukan yaitu menggunakan metode sensus dengan jumlah populasi sebanyak 25 pengusaha gula gorek yang dijadikan sebagai responden penelitian di Kecamatan Kedungwaru. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka pendapatan kotor yang diterima oleh pengusaha gula gorek dalam satu hari melakukan proses produksi adalah sebesar Rp. 2.274.230 sedangkan pendapatan bersih yang diterima oleh pengusaha gula gorek dalam satu hari adalah sebesar Rp.146.077,53. Produksi impas usaha gula gorek adalah sebesar 803.,08kg, sedangkan jumlah produksi rata-raata adalah 858,2 kg yang berarti terdapat selisih sebesar 55,12kg dan selisih ini merupakan jumlah produksi yang memberi keuntungan bagi pengusaha gula gorek. Harga jual gula gorek rata-rata sebesar Rp. 2.650 yang berada diatas harga impas yaitu sebesar Rp 2.479,79sehingga usaha gula gorek ini memberi keuntungan. Usaha gula gorek di kecamatan Kedungwaru yaitu efisien untuk diusahakan dan diteruskan , karena diperoleh R/C ratio sebesar 1,069 yang lebih besar dari 1 sehingga layak untuk diusahakan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agribusiness
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 03 Jul 2012 03:25
Last Modified: 03 Jul 2012 03:25
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10690

Actions (login required)

View Item View Item