UJI KONSENTRASI EKSTRAK BIJI NIMBA (Azadirachta indica A. Juss.) UNTUK PENGENDALIAN TELUR KEONG MAS (Pomacea canaliculata Lamarck) SEBAGAI HAMA PADA TANAMAN PADI

Dwiyanti, Fery (2006) UJI KONSENTRASI EKSTRAK BIJI NIMBA (Azadirachta indica A. Juss.) UNTUK PENGENDALIAN TELUR KEONG MAS (Pomacea canaliculata Lamarck) SEBAGAI HAMA PADA TANAMAN PADI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UJI_KONSENTRASI_EKSTRAK_BIJI_NIMBA.pdf

Download (132kB) | Preview

Abstract

Keong mas atau disebut pula siput murbai (Pomacea canaliculata Lamarck) merupakan salah satu masalah hama utama dalam produksi padi. Untuk pengendalian hama ini, kebanyakan petani memilih untuk menggunakan moluskisida sintetis. Efek samping akibat penggunaan moluskisida sintetis yaitu lingkungan jadi tercemar limbah, produksi yang dihasilkan mengandung residu kimiawi, yang menjadi musuh alami hama akan mati, dan dapat terjadi ledakan hama yang dulunya tidak potensial. Petani mulai mengeksplorasi bahan-bahan yang dapat digunakan untuk pengendalian hama dan penyakit. Biji Nimba (Azadirachta indica A. Juss.) merupakan tanaman yang mengandung azadirachtin. Azadirachtin dapat digunakan sebagai moluskisida, maka dilakukan penelitian penanggulangan hama keong mas (Pomacea Canaliculata Lamarck) dengan berbagai konsentrasi ekstrak biji nimba (Azadirachta indica A. Juss.) sebagai agen pengendali hayati. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel bebas pada penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak biji Azadirachta indica A. Juss. Variabel terikat adalah daya tetas, prosentase kesintasan dan kerusakan telur Pomacea canaliculata Lmk. Variabel kontrol adalah umur telur Pomacea canaliculata Lmk., air, suhu dan cahaya. Populasi adalah telur keong mas (Pomacea canaliculata Lmk.) yang diambil dari kolam, rawa, sawah irigasi dan saluran air. Jumlah sampel 360 butir telur, terbagi atas 6 perlakuan yang masing-masing terdiri atas 3 ulangan. Analisa data menggunakan Anava 1 faktor dan uji lanjut dengan Uji Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tetas telur terjadi pada perlakuan kontrol dengan rata-rata menetas pada hari ke-13 atau selama 312 jam dan jumlah rata-rata telur menetas sebanyak 3,67 atau 4 butir telur, sedangkan dengan perlakuan konsentrasi ekstrak biji nimba (Azadirachta indica A. Juss) tidak ada telur yang menetas. Prosentase telur yang mengalami kesintasan sebanyak 45% dari 20 butir telur tiap perlakuan. Kerusakan telur menunjukkan ada pengaruh yang nyata berbagai konsentrasi ekstrak biji Azadirachta indica A. Juss terhadap kerusakan telur Pomacea canaliculata Lmk.. Konsentrasi yang paling efektif terhadap kerusakan telur Pomacea canaliculata Lmk. yaitu konsentrasi 50% dengan rerata 8,3 dan berbeda nyata dengan perlakuan lain.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 03 Jul 2012 02:26
Last Modified: 03 Jul 2012 02:26
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10646

Actions (login required)

View Item View Item