KAJIAN YURIDIS-NORMATIF TERHADAP KETENTUAN CONTEMPT OF COURT DI INDONESIA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PERSIDANGAN PIDANA

Dwi Purbo, Andik (2006) KAJIAN YURIDIS-NORMATIF TERHADAP KETENTUAN CONTEMPT OF COURT DI INDONESIA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PERSIDANGAN PIDANA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KAJIAN_YURIDIS-NORMATIF_TERHADAP_KETENTUAN_CONTEMPT.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Indonesia sebagai sebuah negara yang mengaku sebagai negara hukum sudah seharusnya memiliki suatu peradilan yang bebas dan tidak memihak agar dapat menjaga keefektivitasannya sebagai negara hukum. Tidak sampai disitu saja, peradilan juga harus dijaga dari tindakan-tindakan yang dapat menghalangi, menghambat bahkan membatalkan ataupun juga perbuatan yang dapat menyesatkan suatu peradilan yang sah. Perbuatan tersebut seperti berteriak-teriak di persidangan, menghina dan menyerang pejabat peradilan yang sedang melaksanakan pekerjaan judisiilnya, serta berbagai perbuatan tidak patut di persidangan yang biasa dikenal dengan Contempt of Court. Penulisan hukum ini mengkaji tentang ketentuan Contempt of Court yang ada di Indonesia dan tersebar dalam berbagai peraturan yang berlaku di Indonesia. Penulisan ini juga membahas bagaimana pengaruh perbuatan Contempt of Court tersebut terhadap persidangan. Dari penelusuran secara yuridis-normatif melalui berbagai literatur, pendapat para pakar hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, serta berbagai media, ditemukan bahwa ternyata di berbagai peraturan yang berlaku di Indonesia seperti KUHP dan KUHAP, terdapat ketentuan-ketentuan yang bertujuan melindungi peradilan supaya tetap dapat berjalan dengan lancar dan mencapai tujuannya yang mulia yaitu memberikan keadilan dan kebenaran sehingga Indonesia tidak perlu membuat peraturan khusus mengenai Contempt of Court seperti negara-negara Anglo Saxon, tempat pranata ini lahir. Ketentuan-ketentuan tersebut kedudukannya menyebar (spread out) didalam peraturan dan berbaur dengan ketentuan-ketentuan atau delik lainnya sehingga harus disederhanakan dalam satu Bab tersediri. Tetapi yang pasti bahwa ketentuan-ketentuan tersebut dapat membantu peradilan melaksanakan tujuannya dan melindungi peradilan dari pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh tindakan Contempt of Court yaitu mengganggu, menghambat bahkan membatalkan persidangan, dan yang lebih penting lagi adalah melindungi peradilan dari berbagai usaha untuk penyesatan peradilan yang menyebabkan suatu proses peradilan menjadi kacau.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Jul 2012 06:16
Last Modified: 02 Jul 2012 06:16
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10639

Actions (login required)

View Item View Item