PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTIDI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL HUDAKABUPATEN MAGETAN

Dwi Cahyono, Wawan (2006) PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTIDI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL HUDAKABUPATEN MAGETAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PELAKSANAAN_PENDIDIKAN_BUDI_PEKERTIDI_PONDOK_PESANTREN.pdf

Download (82kB) | Preview

Abstract

Dalam kaitannya dengan munculnya berbagai fenomena merosotnya komitmen masyarakat dalam berbagai lapisan terhadap etika berkehidupan masyarakat dan berbangsa serta bernegara Indonesia. Pendidikan budi pekerti sebagai salah satu dimensi substansi pendidikan nasional penting yang belum sepenuhnya memberi dampak pembelajaran dan pengiring yang menggembirakan. Oleh karena itu sebagai sarana utama dalam pembangunan bangsa dan watak pendidikan budi pekerti dituntut untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pengembangan nilai budi pekerti dalam keseluruhan dimensi pendidikan. Dalam permasalahan tersebut peneliti mengambil judul Pelaksanaan Pendidikan Budi Pekerti di Pondok Pesantren Roudlotul Huda Kabupaten Magetan. Tujuan penelitian (1) Mendeskripsikan dasar hukum dari pelaksanaan pendidikan Budi Pekerti. (2) Mendeskripsikan program kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan pendidikan Budi Pekerti, (3) Mendeskripsikan langkah-langkah yang digunakan untuk mewujudkan program kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan Budi Pekerti, (4) Mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan Budi Pekerti. Rancangan dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan jenis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di pondok pesantren Roudlotul Huda Kabupaten Magetan. Tekhnik pengambilan sampel adalah tekhnik purposive sampling. Tekhnik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, kepustakaan dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data di mulai dengan menelaah seluruh data dari berbagai sumber, pemeriksaan keabsahan data, penafsiran data menjadi menjadi teori substansif dengan menggunakan metode tertentu. Tahap penelitian dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap pelaporan. Hasil penelitian yaitu (1) Dasar hukum dari pelaksanaan pendidikan budi pekerti yaitu Undang-undang Dasar 1945, al-Qur’an dan Hadist. (2) Program kegiatannya yaitu, sholat, istighasah, mujahadah, semaan Alquran. (3) Langkah-langkah yang ditempuh pondok pesantren dalam mewujudkan kegiatannya yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan budi pekerti yaitu, menanamankan kebiasaan berprilaku sesuai dengan etika yang ada dalam pondok pesantren yang berkenaan dengan akhlak/budi pekerti. Memberikan sanksi pada santri yang melanggar aturan pondok pesantren khususnya yang berkaitan dengan akhlak/budi pekerti. (4) Faktor pendukung antara lain, tingkat kesadaran santri terhadap pentingnya nilai-nilai akhlak/budi pekerti, faktor lingkungan yang ikut serta mendukung dari pelaksanaan pendidikan budi pekerti itu sendiri, selain itu motivasi orang tua terhadap kegiatan yang dilakukan pondok pesantren dalam mendidik santrinya. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya tingkat pemahaman santri terhadap materi pelajaran akhlak/budi pekerti.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Civic Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Jul 2012 04:35
Last Modified: 02 Jul 2012 04:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10625

Actions (login required)

View Item View Item