ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PEMERIKSAAN INTERN DENGAN PENERAPAN STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN (SURVEI PADA INDUSTRI JASA PERHOTELAN DI KOTA MALANG)

Yuliani, Risca (2006) ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PEMERIKSAAN INTERN DENGAN PENERAPAN STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN (SURVEI PADA INDUSTRI JASA PERHOTELAN DI KOTA MALANG). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_HUBUNGAN_ANTARA_PEMERIKSAAN_INTERN_DENGAN_PENERAPAN_STRUKTUR_PENGENDALIAN_INTERN.pdf

Download (53kB) | Preview

Abstract

Jawa Timur khususnya Kota Malang yang merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia, saat ini berupaya terus meningkatkan pengembangan potensi daerahnya terutama dibidang kepariwisataan melalui Dinas Pariwisata Daerah. Berkaitan dengan hal tersebut beberapa fasilitas pendukung diantaranya jasa hotel memerlukan perhatian khusus dalam hal pengembangannya. Pengembangan jasa hotel menyebabkan bermunculannya hotel-hotel baru dan tentu saja karena adanya persaingan yang sangat ketat menyebabkan setiap para manajer perusahaan perhotelan bersaing memberikan pelayanan dan fasilitas yang dapat menarik minat dan memuaskan para konsumen pengguna jasanya. Pengembangan jasa perhotelan berpengaruh juga terhadap semakin luasnya lingkup dan ukuran perusahaan. Pemilik perusahaan yang semula dapat mengawasi dan mengendalikan perusahaannya secara langsung, setelah perusahaan berkembang hal tersebut tentu saja tidak mungkin lagi untuk dilaksanakan Ruang lingkup yang luas menyebabkan struktur organisasi menjadi komplek. Sebagai antisipasi menjaga keamanan dan mencegah terjadinya penggelapan terhadap harta perusahaan diperlukan berbagai kebijaksanaan dan alat pengawasan berupa Struktur Pengendalian Intern. Elemen Struktur Pengendalian Intern terdiri dari lingkungan pengendalian, sistem akuntansidan prosedur pengendalian. Dengan adanya penerapan Struktur Pengendalian Intern yang baik akan dihasilkan suatu informasi yang teliti, tepat waktu, jelas dan dapat dipercaya. Selain itu dengan penerapan Struktur Pengendalian Intern yang baik diharapkan dapat membantu perusahaan dalam rangka mencapai tujuan. Bambang Hartadi , dalam bukunya Internal Auditing (1991:35) penerapan Struktur Pengendalian Intern yang baik harus terus-menerus dibina guna menentukan apakah kebijaksanaan perusahaan ditafsirkan dan dilaksanakan secara tepat, apakah ada perubahan-perubahan dalam kondisi kegiatan telah mengakibatkan prosedur menjadi kaku, basi atau tidak mencukupi dan apakah tindakan-tindakan perbaikan yang efektif segera diadakan perbaikan bila terjadi kesulitan-kesulitan dalam sistem yang ada. Dengan kata lain setiap perusahaan dalam mengelola seluruh kegiatan usahanya harus menerapkan Struktur Pengendalian Intern yang baik untuk pengamanan harta perusahaan demi kelangsungan hidup dan kemajuan usahanya. Untuk menilai efektifitas apakah Struktur Pengendalian Intern tersebut sudah ditaati atau belum, diperlukan adanya pemeriksaan intern (Internal Audit). Pemeriksaan Intern merupakan suatu fungsi penilaian yang bebas dalam suatu organisasi guna menelaah atau mempelajari dan menilai kegiatan-kegiatan perusahaan guna memberi saran-saran kepada manajemen. Tujuan Pemeriksa Intern ini adalah untuk membantu semua tingkatan manajemen agar tanggung jawab tersebut dapat dilaksanakan secara efektif. Dari beberapa uraian tersebut diatas dapat dilihat betapa pentingnya perusahaan dalam melakukan Pemeriksaan Intern atas setiap kegiatan perusahaan sehingga manajemen dapat mengarahkan semua pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jul 2012 04:29
Last Modified: 02 Jul 2012 04:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10620

Actions (login required)

View Item View Item