KRITIK SOSIAL KEPADA PEMERINTAH DALAM IKLANTELEVISIAnalisis Semiotik dalam Iklan Rokok A Mild versi“Banjir Kok Jadi Tradisi”

Yulianto, Rony (2006) KRITIK SOSIAL KEPADA PEMERINTAH DALAM IKLANTELEVISIAnalisis Semiotik dalam Iklan Rokok A Mild versi“Banjir Kok Jadi Tradisi”. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KRITIK_SOSIAL_KEPADA_PEMERINTAH_DALAM_IKLANTELEVISIAnalisis_Semiotik_dalam_Iklan_Rokok_A_Mild_versi.pdf

Download (113kB) | Preview

Abstract

Keywords: Kritik Sosial Kepada Pemerintah, Iklan Televisi, Analisis semiotik Melihat fenomena saat ini tentang dunia periklanan di pertelevisian Indonesia, peneliti ingin melakukan penelitian tentang makna kritik sosial dalam iklan televisi. Dalam penelitian ini peneliti memilih iklan rokok A Mild versi banjir kok jadi tradisi, karena dalam iklan ini sarat dengan kritik sosial yang ditujukan kepada kepada pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan makna kritik sosial dalam iklan televisi yang ada pada iklan rokok A Mild versi banjir, mengingat dalam iklan tidak hanya mempromosikan suatu produk, melainkan sebagai media penyampai pesan tertentu. Ruang lingkup penelitian ini adalah iklan rokok A Mild versi banjir yang merupakan salah satu iklan dari tema yang dikampayekan oleh A Mild yaitu “TANYA KENAPA”. Penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif yang menggunakan analisis semiotik model Roland Barthes untuk menganalisa data yang dikumpulkan berupa catatan alur cerita iklan yang berasal dari rekaman iklan A Mild di televisi. Pada analisis Roland Barthes terbagi mejadi dua tahap pemaknaan, tahap penanda dan petanda pada tingkat pertama (tingkat denotatif) menjadi tanda pada (penanda dan petanda) pada tingkat kedua (tingkat konotatif) yang merupakan perluasan makna dari tanda yang ada di dalam iklan A Mild versi banjir. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mendeskripsikan kritik sosial kepada pemerintah dalam iklan A Mild versi banjir yang ditayangkan di televisi, maka dapat disimpulkan yaitu: “Iklan A Mild versi banjir mengandung kritik sosial kepada pemerintah. Pada dasarnya, pemerintah tidaklah bisa berdiri dan beroperasi hanya demi kepentingan para pejabat dan birokrat maupun segelintir orang di masyarakat. Pemerintah bukanlah untuk dirinya sendiri, sebaliknya ada tekanan untuk menunaikan kewajibannya atas kepentingan umum. Pemerintah seharusnya terbuka atas kritik, terutama bertalian dengan kepentingan umum yang wajib dilayaninya atau hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya yang wajib dipenuhinya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jul 2012 04:22
Last Modified: 02 Jul 2012 04:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10617

Actions (login required)

View Item View Item