ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG PASCA DIBERLAKUKANNYA OTONOMI DAERAH

Yunaida, Luluk (2006) ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG PASCA DIBERLAKUKANNYA OTONOMI DAERAH. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PENDAPATAN_ASLI_DAERAHKABUPATEN_TULUNGAGUNGPASCA_DIBERLAKUKANNYA_OTONOMI_DAERAH.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tulungagung dengan judul “Analisis Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tulungagung Pasca Diberlakukannya Otonomi Daerah”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase perbandingan realisasi atas target pajak daerah, retribusi daerah, bagian laba BUMD, dan lain-lain PAD yang sah, serta pertumbuhannya, untuk mengetahui persentase realisasi atas target PAD serta pertumbuhannya, dan untuk mengetahui kontribusi masing-masing komponen PAD terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Tulungagung setelah otoda. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan komponen PAD yang direncanakan berdasarkan potensi riil daerah dengan rasio efektifitas, untuk mengukur seberapa besar kemampuan pemerintah daerah dalam mempertahankan dan meningkatkan keberhasilannya yang telah dicapai dari periode ke periode berikutnya menggunakan rasio pertumbuhan, dan untuk mengetahui besarnya kontribusi komponen PAD terhadap pendapatan asli daerah menggunakan rasio kontribusi. Hasil penelitian secara berurutan untuk rata-rata rasio efektifitas, rasio pertumbuhan, dan kontribusi setelah otoda menunjukkan pajak daerah 109,81%, 28,43%, dan 25,47%. Untuk retribusi daerah 106,87%, 59,37%, dan 69,17%. Bagian laba BUMD 199,35%, 122,34%, dan 0,91%. Untuk lain-lain PAD yang sah 144,44%, 70,59%, dan 4,33%. Dari analisis ketiga rasio untuk rasio efektifitas menunjukkan pajak daerah, retribusi daerah, bagian laba BUMD, dan lain-lain PAD yang sah sudah tergolong efektif. Untuk rasio pertumbuhan, retribusi daerah, bagian laba BUMD, dan lain-lain PAD yang sah mengalami fluktuasi, sedangkan pajak daerah mengalami pertumbuhan secara signifikan. Untuk rasio kontribusi, yang memberikan kontribusi paling besar adalah retribusi daerah dan yang memberikan kontribusi paling kecil adalah bagian laba BUMD. Selama periode setelah otoda, rata-rata persentase realisasi atas target PAD sebesar 108,84% dan rata-rata pertumbuhannya 26,6%. Kabupaten Tulungagung meski sudah melaksanakan otoda, tetapi tingkat ketergantungan terhadap instansi yang lebih tinggi (propinsi atau pusat) masih besar. Bedasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya dilakukan upaya-upaya peningkatan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pengalian potensi PAD, dengan begitu maka komponen PAD akan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi terhadap PAD pada pendapatan asli daerah Kabupaten Tulungagung

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jul 2012 04:08
Last Modified: 02 Jul 2012 04:08
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10611

Actions (login required)

View Item View Item