KOORDINASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) DALAM MEMBUAT PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KOTA BATU

Diantoro, Derry (2006) KOORDINASI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) DALAM MEMBUAT PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KOTA BATU. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KOORDINASI_BADAN_PERENCANAAN_PEMBANGUNAN_DAERAH.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Pembangunan merupakan suatu proses perubahan secara terus menerus dalam upaya meningkatkan kualitas masyarakat menuju ke arah yang lebih baik, untuk itu tidak menutup kemungkinan bahwa pelaksanaan pembangunan didasari oleh berbagai permasalahan yang kompleks. Dalam hal ini bahwasanya setiap pelaksanaan pembangunan memerlukan suatu perencanaan yang lebih baik sehingga dapat mengkoordinasikan segenap rencana pembangunan berdasarkan data yang riil dari suatu penelitian. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 21 Tahun 2003 tantang susunan organisasi dan tata kerja BAPPEDA Kota Batu, untuk mendapatkan wadah yang efektif dalam membantu kepala daerah dalam menyelaraskan segenap jalur pembangunan yang dilaksanakan di daerah. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan perlu adanya koordinasi yang tepat guna mendapatkan hasil yang optimal dalam pelaksanaannya. Maka pelaksanaan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kesejahteraan masyarakat Kota Batu, sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 11 tahun 2001 tentang pembentukan Kota Batu. Penelitian ini menggunakan sistem deskriptif dengan analisa kualitatif dan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara terstruktur dengan menetapkan sendiri pertanyaan yang akan diajukan kepada responden dan dokumentasi dengan menggunakan metode: menambah kelengkapan data, mengetahui keadaan kompleks dilapangan serta disesuaikan dengan kemampuan peneliti. Adapun teori yang digunakan adalah tentang: pelaksanaan, koordinasi, perencanaan, pembangunan dan BAPPEDA serta konsep utuh tentang judul penelitian. Adapun hasil penelitian ini bahwa pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan pada tanggal 27 s/d 2 Agustus 2005 baik yang dilaksanakan pada tingkat desa/kelurahan, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota sampai Musrenbangda Kota Batu telah berjalan cukup baik. Walaupun masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya karena kurang adanya keseimbangan dalam penyampaian aspirasi berbagai pihak. Namun secara keseluruhan Musrenbangda Kota Batu tahun 2005 telah berjalan cukup lancar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa BAPPEDA Kota Batu masih kesulitan dalam mengkoordinasikan aspirasi masyarakat, sehingga usulan program yang telah dihasilkan dalam sistem perencanaan dari atas (top down planning) dan perencanaan dari bawah (bottom up planning) melalui jaring asmara (penjaringan aspirasi masyarakat) yang dimulai dari Musrenbang tingkat desa/kelurahan, kecamatan, abupaten/kota sampai Musrenbangda, belum dapat memenuhi semua aspirasi yang ada. Sehingga aspirasi masyarakat dirasakan mereka tidak bisa memenuhi keinginan bersama karena aspirasi dinas yang lebih diprioritaskan dan aspirasi masyarakat hanya sebagai formalitas saja, maka dari itu perlu dilakukan pembenahan dari sektor SDM agar mampu mengimbangi dinamika yang ada dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Jul 2012 03:52
Last Modified: 02 Jul 2012 03:52
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10600

Actions (login required)

View Item View Item