PENERAPAN BALANCED SCORE CARD UNTUK MENGUKUR KINERJA MANAJEMEN PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) CABANG TUBAN

Dariskasari, Dianita Aprilia (2006) PENERAPAN BALANCED SCORE CARD UNTUK MENGUKUR KINERJA MANAJEMEN PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) CABANG TUBAN. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_BALANCED_SCORECARDUNTUK_MENGUKUR_KINERJA_MANAJEMENPADA_PT.pdf

Download (89kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tuban dengan judul “Penerapan Balanced Scorecard Untuk Mengukur Kinerja Manajemen Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tuban”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tuban jika diukur dengan Balanced Scorecard. Penilaian kinerja pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tuban dilakukan untuk tahun 2003, 2004, dan 2005 dengan menggunakan Balanced Scorecard. Sedangkan data yang digunakan untuk penilaian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari wawancara sedangkan data sekunder adalah data yang berupa laporan keuangan seperti neraca, laporan laba-rugi, dan data lain yaitu data nasabah dan data karyawan. Balanced Scorecard merupakan salah satu metode pengukuran kinerja yang memperhatikan aspek keuangan dan non-keuangan yang terdiri atas empat perspektif, yaitu: perspektif proses pembelajaran dan pertumbuhan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pelanggan, dan perspektif keuangan. Adapun teknik analisis yang digunakan untuk mengkaji kinerja perusahaan adalah dengan Balanced Scorecard, untuk perspektif proses pembelajaran dan pertumbuhan menggunakan indikator employee retention, employee training, dan employee absenteeism. Untuk perspektif proses bisnis internal menggunakan indikator MERR (Minimized Error Rate and Re-work). Untuk perspektif pelanggan mengunakan indikator Customer Core Measurement, terdiri dari Customer Retention, Customer Acquisition, Customer Complain, dan Customer Value Proposition. Sedangkan untuk perspektif keuangan menggunakan Rasio CAMEL yang terdiri atas aspek permodalan, aspek kualitas, aktiva produktif, aspek manajemen resiko, aspek rentabilitas dan aspek likuiditas. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kinerja perusahaan adalah cukup baik. Dari perspektif proses pembelajaran dan pertumbuhan serta proses bisnis internal menunjukkan kinerja yang baik. Untuk perspektif pelanggan, menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hal ini terlihat dari Customer Retention dan Customer Acquisition yang cenderung menurun. Sedangkan untuk perspektif keuangan menunjukkan kinerja yang kurang sehat. Hal ini terlihat dari nilai kredit yang dicapai termasuk dalam predikat kurang sehat. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat memberi saran bahwa sebaikanya PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Tuban dalam mengukur kinerjanya menggunakan Balanced Scorecard, karena perusahaan dapat mengukur kinerja perusahaan berdasarkan aspek keuangan dan non-keuangan, sehingga dapat dilakukan perbaikan secara berkesinambungan dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan serta memudahkan pihak manajemen dalam menyusun program jangka pendek dan jangka panjang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 02 Jul 2012 02:30
Last Modified: 02 Jul 2012 02:30
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10569

Actions (login required)

View Item View Item