PENENTUAN INTERVAL PENGGANTIAN DAN PEMESANAN SUKU CADANG MESIN PRESS BREAK UNTUK MENGOPTIMALKAN TINGKAT KETERSEDIAAN (Studi Kasus: PT. INKA MADIUN)

ZULAIKAH, SITI (2006) PENENTUAN INTERVAL PENGGANTIAN DAN PEMESANAN SUKU CADANG MESIN PRESS BREAK UNTUK MENGOPTIMALKAN TINGKAT KETERSEDIAAN (Studi Kasus: PT. INKA MADIUN). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENENTUAN_INTERVAL_PENGGANTIAN_DAN_PEMESANANSUKU_CADANG_MESIN_PRESS_BREAK_UNTUKMENGOPTIMALKAN_TINGKAT_KETERSEDIAAN.pdf

Download (50kB) | Preview

Abstract

Keandalan (Reliability) didefinisikan sebagai peluang (Probability) suatu unit atau sistem berfungsi normal, jika digunakan menurut kondisi operasi tertentu. Dengan keandalan dapat diketahui kerusakan-kerusakan yang ada pada suatu mesin. Penggantian (Replacement) suatu peralatan atau komponen dilakukan bila peralatan atau komponen rusak dan tidak dapat diperbaiki, atau lebih menguntungkan diganti dengan peralatan atau komponen yang baru daripada diperbaiki. Penggantian yang yang diberlakukan untuk mesin ini adalah 3 bulanan, 4 bulanan dan overhaul tiap 1 tahun sekali. Persediaan adalah bahan baku, barang setengah jadi maupun barang jadi yang disimpan dalam gudang atau suatu tempat dimana barang tersebut menunggu untuk diproses atau digunakan lebih lanjut. PT. INKA MADIUN adalah perusahaan jasa yang bergerak di bidang pembuatan kereta api. Mesin Press Break adalah salah satu mesin di bagian PPL (Pekerjaan Pemotongan Plat) yang digunakan untuk penekukan plat. Mesin yang digunakan adalah Mesin Press Break dengan type R.G 200 dan mesinnya berjumlah 6. Komponen Mesin Press Break yang sering mengalami kerusakan adalah Komponen O-Ring dan komponen Limit Switch. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan pertimbangan bagi pengambilan keputusan dalam menentukan interval penggantian dan pemesanan suku cadang Mesin Press Break untuk mengoptimalkan tingkat ketersediaan. Dari hasil penelitian didapat interval penggantian 112 untuk komponen O-Ring dan 108 hari untuk komponen Limit Switch, dengan tingkat keandalan 0.918 untuk komponen O-Ring dan 0.932 untuk komponen Limit Switch. Sedangkan jumlah persediaan selama interval tersebut adalah 5 komponen dengan jumlah pemesanan 3 komponen untuk O-Ring, dan 2 komponen dengan jumlah pemesanan 1 komponen untuk Limit Switch. Tingkat ketersediaan komponen mengalami kenaikan dari 0.95 (95%) menjadi 0.9999 (99.99%) untuk O-Ring dan 0.9961 (99.61%) untuk Limit Switch.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 30 Jun 2012 04:59
Last Modified: 30 Jun 2012 04:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10478

Actions (login required)

View Item View Item