PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

DEWI, MAYA SARASWATI KUSUMA (2006) PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGGUNAAN_ANALISIS_RASIO_KEUANGAN_UNTUKMENILAI_KINERJA_KEUANGAN_PERUSAHAAN_PADAPERUSAHAAN_ROKOK_YANG_LISTING_DI_BURSA_EFEKJAKARTA.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Suatu kebijakan dan pengambilan keputusan yang tepat akan menghasilkan pencapaian tujuan sesuai dengan yang telah direncanakan oleh perusahaan. Keberhasilan dalam pencapaian tujuan juga tergantung pada pemanfaatan aset-aset perusahaan secara efisien. Jika pemanfaatannya secara optimal, maka pencapaian tujuan perusahaan akan berhasil. Laporan keuangan memberikan ikhtisar mengenai keadaan keuangan perusahaan yang bersangkutan, dimana neraca mencerminkan nilai dari aktiva, hutang dan modal sendiri pada suatu periode. Sedangkan laporan laba rugi mencerminkan hasil-hasil yang dicapai selama satu periode tertentu. Penelitian yang mengambil obyek perusahaan rokok yang listing di BEJ dengan periode selama 3 tahun, yaitu mulai tahun 2003-2005. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kinerja keuangan perusahaan bila diukur dengan rasio keuangannya selama 3 tahun dan perusahaan mana yang mempunyai kinerja paling bagus. Alat analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis rasio yaitu rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Dari hasil analisis rasio dapat diketahui perusahaan mana yang kinerjanya baik. Hasil analisis dilihat dari rasio likuiditas paling baik adalah PT. H. M. Sampoerna Tbk karena rasio likuiditas perusahaan meningkat setiap tahunnya. Dari rasio leverage paling baik adalah PT. BAT Indonesia Tbk karena sampai akhir tahun penelitian mengalami peningkatan, sedangkan pada rasio aktivitas paling baik diperoleh PT. Bentoel Int. Invest, Tbk dan pada rasio profitabilitas paling baik dipegang oleh PT. H.M. Sampoerna Tbk. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa perusahaan yang sudah baik kinerjanya maka harus dipertahankan dan untuk perusahaan yang kinerjanya kurang baik untuk segera memperbaiki agar para investor mau menanamkan modalnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Accounting
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 Jun 2012 04:22
Last Modified: 30 Jun 2012 04:22
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10436

Actions (login required)

View Item View Item