PENGARUH PEMBERIAN 2.4-D DAN KINETIN TERHADAP INDUKSI TUNAS TANAMAN Aglaonema Donna Carmen Secara IN VITRO

PURNAWIDYAWAN, ARDITYA (2007) PENGARUH PEMBERIAN 2.4-D DAN KINETIN TERHADAP INDUKSI TUNAS TANAMAN Aglaonema Donna Carmen Secara IN VITRO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PEMBERIAN_2.4-D_DAN_KINETIN.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

Tanaman aglaonema adalah jenis tanaman hias yang sedang popular dan pada saat ini banyak diminati. Aglaonema berasal dari bahasa Yunani, yaitu aglos yang berarti benang serta nemos yang berarti sinar. Dengan demikian, Aglaonema berarti benang yang bersinar. Fakta ini tampak dari salah satu spesies Aglaonema, yakni Aglaonema costatum, yang memiliki tulang daun berwarna putih cerah membelah kehijauan pada permukaan daun, sehingga tampak menyerupai benang yang bersinar (Subono dan Andoko, 2005). Tanaman Aglaonema banyak macamnya dengan variasi warna pola garis dan ukuran daun. Aglaonema spesies di alam jumlahnya cukup banyak dan setiap jenis memiliki karakteristik tersendiri. Beberapa diantaranya Aglaonema rotundum, A. commutatum, A. brevispathum, A. cochinchinense. A. costatum, A. crispum, A. pictum, A. nitidum var. Ernosto’s pride, A. nitidum var. cursitii, A. modestum, dan A. stenophyllum (Budiana, 2006). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi 2,4-D dan Kinetin terhadap induksi tunas eksplan tanaman Aglaonema Donna Carmen secara in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mitra Anggrek Indonesia Batu pada bulan Juli sampai dengan September 2006. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Sederhana dengan taraf perlakuan: tanpa perlakuan ZPT, 0 µM 2.4-D + 10 µM Kinetin, 2.5 µM 2.4-D + 7.5 µM Kinetin, 5 µM 2.4-D + 5 µM Kinetin, 7.5 µM 2.4-D + 2.5 µM Kinetin, 10 µM 2.4-D + 0 µM Kinetin. Peubah pengamatan yang digunakan adalah pengamatan kualitatif (pengamatan mikroskpois) dan pengamatan kuantitatif yang meliputi Persentase Eksplan Hidup, Persentase Eksplan Mati, Persentase Kontaminasi, dan Persentase Eksplan Browning Dari pengamatan secara mikroskopis tunas aksilar Aglaonema Dona Carmen pada usia 6 MSI (akhir pengamatan) menunjukkan terjadinya pengaruh pada eksplan yang diberikan perlakuan 2,4-D dan Kinetin. Pengaruh tersebut terlihat pada perlakuan K4 (5 µM 2.4-D + 5 µM Kinetin). Pada perlakuan ini terlihat tanda-tanda yang jelas, antara lain: pecahnya mata tunas, pembengkakan primordial daun, terbukanya primordial daun menjadi helaian, perubahan susunan arah pembuluh vaskuler ke arah vertikal, perubahan bentuk serta pertambahan ukuran sel, tetapi tidak menunjukkan terbentuknya kalus pada eksplan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 Jun 2012 03:10
Last Modified: 30 Jun 2012 03:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10368

Actions (login required)

View Item View Item