Prastinova Mugety, Rizki (2007) PERSEPSI KOMUNITAS LOKAL TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL BIDANG KESEHATAN LINGKUNGAN PT. PERTAMINA (PERSERO) UPms VI CABANG BANJARMASIN Studi pada Warga Kelurahan Kuin Cerucuk Banjarmasin. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.
|
Text
PERSEPSI_KOMUNITAS_LOKAL_TENTANG_TANGGUNG_JAWAB_SOSIAL_BIDANG_KESEHATAN_LINGKUNGAN_PT.pdf Download (90Kb) | Preview |
Abstract
Perusahaan bukan hanya lembaga ekonomi yang mencari keuntungan, tetapi juga sebagai lembaga sosial yang memikul beban tanggung jawab bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Hal ini dikarenakan pihak perusahaan dan masyarakat sekitar adalah bagian yang tidak terpisahkan sehingga diperlukan adanya keselarasan. Perusahaan dapat membentuk corporate image yang ramah lingkungan dan memiliki kepekaan sosial, sedangkan komunitas lokal juga dapat melaksanakan pembangunan serta perbaikan kualitas hidup. Adapun penelitian ini didasari atas fenomena beragamnya persepsi komunitas lokal mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial yang terkait pula dengan pembentukan citra positif yang diharapkan, karena kehadiran perusahaan membentuk persepsi komunitas lokal, terutama terkait dengan bidang kesehatan lingkungan yang setiap hari dihadapi oleh komunitas lokal sebagai dampak kegiatan operasional perusahaan. PT. Pertamina (Persero) UPms (Unit Pemasaran) VI Cabang Banjarmasin sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri perminyakan juga memiliki program atau aktivitas dalam melaksanakan tanggung jawab sosial. Hal tersebut antara lain disebabkan oleh kegiatan operasional perusahaan yang rawan mempengaruhi lingkungan dan masalah sosial, terutama karena produk yang dihasilkannya adalah material yang mudah terbakar atau mengandung substansi beracun yang dapat menyebabkan kecelakaan, kebakaran hingga pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana persepsi komunitas lokal, yaitu warga Kelurahan Kuin Cerucuk, tentang tanggung jawab sosial bidang kesehatan lingkungan yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina (Persero) UPms (Unit Pemasaran) VI Cabang Banjarmasin tersebut, positif atau negatif. Persepsi merupakan suatu pengalaman tentang objek, peristiwa atau hubunganhubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan (Rakhmat, 2001:51). Adapun objek yang dipersepsi oleh komunitas lokal dalam penelitian ini adalah tanggung jawab sosial, yaitu sebuah konsep tentang pengintegrasian kepedulian terhadap masalah sosial dan lingkungan hidup ke dalam operasi bisnis perusahaan dan interaksi sukarela antara perusahaan dan stakeholder (Iriantara, 2004:49), khususnya tentang tanggung jawab sosial bidang kesehatan lingkungan yang meliputi berbagai upaya penyehatan dan pengamanan lingkungan. Adapun jenis penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan angket sebagai alat pengumpulan data yang pokok (Singarimbun dan Sofian Effendi, 1989:3). Angket tersebut diuji validitasnya dengan menggunakan korelasi product moment dan reliabilitas dengan teknik belah dua. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara memeriksa data (editing), memberi kode (coding) dan mentabulasi data (tabulating) dalam bentuk tabel frekuensi untuk setiap kategori, yang selanjutnya juga dihitung nilai rataratanya dengan menggunakan rumusmean. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa persepsi komunitas lokal berada pada titik kontinum 67.63 atau dalam prosentase sebesar 60.38%. Berdasarkan pedoman interpretasi maka dapat disimpulkan bahwa persepsi komunitas lokal berada pada daerah positif, namun cenderung lebih mendekati negatif. Adapun indikator yang memperoleh nilai positif tinggi adalah komunikasi dan kepedulian perusahaan perihal pengelolaan produk yang tidak berdampak negatif secara sosial dan keterbukaan dengan komunitas lokal, sedangkan indikator yang sedikit mendapatkan nilai positif adalah komunikasi dan kepedulian perusahaan dalam hal kesiagaan menghadapi bahaya dan keterlibatan dalam kesehatan lingkungan komunitas lokal. Oleh karena itu, atas hasil tersebut, maka dapat direkomendasikan kepada pihak PT. Pertamina (Persero) UPms (Unit Pemasaran) VI Cabang Banjarmasin bahwa selain menjalin komunikasi lisan secara langsung, juga dapat digunakan alternatif teknik komunikasi tertulis seperti brosur atau menggunakan teknologi audio visual dalam bentuk CD (compact disc).
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 29 Jun 2012 04:03 |
| Last Modified: | 29 Jun 2012 04:03 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/10248 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
